bagian tubuh manakah boleh dipijat saat hamil

Kenali Bagian Tubuh Manakah Boleh Dipijat Saat Hamil

Bagian Tubuh Manakah Boleh Dipijat Saat Hamil – Semakin besar kehamilan, semakin besar pula beban yang dirasakan oleh ibu hamil. Pijat yang sering dilakukan oleh ibu hamil ternyata mampu meringankan rasa pegal yang dirasakan ibu hamil. Namun, bagian tubuh tertentu yang memang  diperbolehkan melakukan dipijat saat hamil akan kami sajikan berikut ini.

Ketika seorang wanita mendapatkan  kehamilan tentunya ini menjadi moment yang tidak dapat dilupakan olehnya, terlebih ia sangat menantikan kehamilan dalam waktu yang cukup lama. Tidak heran jika ibu hamil menjaga dan juga mengkhawatirkan kehamilannya itu terutama bagi wanita yang baru pertama kali hamil. Ini merupakan sesuatu bukti nyata bahwa ia sangat bahagia dengan kehamilannya.

Perkembangan kehamilan yang semakin membesar tentunya menjadi sesuatu yang sangat ia banggakan. Akan tetapi, seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, akan semakin besar pula beban yang didapatkan oleh ibu hamil. Beban di sini merupakan suatu beban yang secara fisik pada ibu hamil. Berat badan yang semakin bertambah serta kehamilan yang semakin membesar menjadikannya sulit untuk menikmati masa-masa kehamilan.

Untuk itu, diperlukan cara yang tepat untuk mencegah ibu hamil mengalami kondisi tersebut. Pijat merupakan salah satu dari cara menghilangkan rasa nyeri dan juga pegal akibat semakin besarnya dan bertambahnya usia kehamilan. Namun, ada beberapa bagian tubuh yang memang diperbolehkan untuk pijat dan ada juga bagian tubuh ibu hamil yang tidak diperbolehkan untuk melakukan pijatan. Mengenai hal tersebut, akan kami jelaskan di bawah ini. Lihat juga: Manfaat Pijat Ibu Hamil Yang Ternyata Sangat Aman Untuk Dilakukan

Bagian Tubuh Manakah Boleh Dipijat Saat Hamil

bagian tubuh manakah boleh dipijat saat hamil

Beban perut yang semakin condong ke depan, bokong yang semakin ke belakang serta bertambah besarnya ukuran payudara memang menjadi hal yang tidak bisa dihindari selama proses persalinan. Hal ini memang sangat wajar adanya karena secara alami dirasakan oleh ibu yang sedang mengandung janinnya.

Melihat kondisi tersebut, tentu ada beberapa bagian tubuh yang menyebabkan seorang ibu hamil merasakan pegal dan juga nyeri. Bagian tubuh tersebutlah yang memang menjadi titik-titik pijat yang harus dilakukan ketika hamil. Tidak semua bagian tubuh ibu hamil yang diperbolehkan untuk melakukan pijat. Hal ini dikarenakan pijat pada ibu hamil harus memenuhi aturan yang berlaku. Jika tidak, maka hal ini akan berakibat pada kehamilan sehingga berdampak buruk bagi janin.

Untuk itu, jika Anda tengah hamil dan ingin melakukan pijat yang dilakukan oleh seorang terapis, terlebih dahulu Anda harus mengetahui bagian tubuh manakah boleh pijat saat hamil. Mengetahui hal ini dimaksudkan agar Anda dapat menolak atau meminta secara khusus kepada terapis bagian tubuh yang boleh dan juga tidak boleh dilakukan pemijatan. Baca juga: Teknik Pijat Ibu Hamil Yang Tepat Untuk Anda Lakukan

Berikut ini kami sajikan beberapa bagian tubuh yang boleh dilakukan pemijatan, diantaranya:

1. Pijat Pinggang

Tidak heran jika bagian yang satu ini menjadi salah satu anggota tubuh yang paling utama sebagai penyebab timbulnya rasa sakit dan juga pegal pada ibu hamil. Rasa sakit di bagian ini memang tidak dapat diabaikan. Tidak jarang ibu hamil yang bahkan tidak dapat berjalan karena rasa sakit yang begitu hebat pada bagian ini.

Kondisi tersebut dikarenakan pinggang sebagai penyangga dan juga penahan kehamilan sehingga otot-otot pada pinggang mulai meregang seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Terlebih jika usia kehamilan mulai menginjak trimester ketiga. Tidak sedikit ibu hamil yang mengeluhkan akan sakit dan juga pegal tersebut. Pijat pada pinggang juga dapat dilakukan oleh orang terdekat seperti suami dan juga anggota keluarga lainnya, cara melakukan pijat pada pinggang, diantaranya:

  1. Ibu hamil dalam posisi yang senyaman mungkin seperti duduk dan juga tidur menyamping ke arah kanan atau kiri sesuai yang diinginkan ibu hamil.
  2. Lakukan gerakan seperti memukul secara perlahan dengan menggunakan pangkal telapak tangan.
  3. Gerakan telapak tangan Anda mulai dari tulang ekor, lalu maju ke bagian atas sampai ke leher.
  4. Anda juga dapat melakukan gerakan di sekitar tulang ekor secara memutar dengan melakukan sedikit penekanan. Lakukan gerakan memutar ini pada panggul kiri dan juga kanan serta area bokong.
  5. Anda juga dapat menggunakan kedua jempol untuk melakukan gerakan memutar di sekitar tulang ekor dan juga bokong pada kedua sisi panggul.

Itulah beberapa langkah dalam melakukan pijat pinggang pada ibu hamil.

2. Pijat Punggung

bagian tubuh kedua yang sering dikeluhkan oleh ibu hamil yaitu area punggung. Bagaimanapun juga punggung menjadi salah satu titik penekanan ketika seorang wanita sedang hamil. Punggung akan merasakan berat dan juga tegang saat hamil dikarenakan otot pada bagian ini menjadi sangat tegang. Jika dibiarkan, hal ini tentu akan menjadi masalah yang serius bagi ibu hamil.

Melakukan pijat pada punggung memang memiliki manfaat yang cukup signifikan bagi ibu hamil. Pijat pada punggung dapat menghilangkan rasa pegal dan juga rasa nyeri akibat adanya penekanan pada titik tertentu di bagian punggung. Melakukan pijat pada punggung tentu harus dilakukan secara tepat dan juga benar. Mengingat akan adanya janin yang berkembang di dalam rahim yang tentu harus dijaga.

Pijat pada punggung tentu sangat mudah untuk dilakukan dengan cara di bawah ini:

  1. Ibu hamil dalam posisi duduk senyaman mungkin membelakangi terapis dan juga tenaga profesional.
  2. Pada tahap ini seorang terapis akan melakukan pijat dengan cara memberikan penekanan yang lembut pada bagian punggung bawah dengan menggunakan kedua jempol.
  3. Lakukan penekanan kedua jempol tersebut dengan gerakan dari bagian punggung bawah ke bagian atas.
  4. Gerakan penekanan tersebut dilakukan dari bagian bawah dengan gerakan menyamping ke bagian luar punggung.
  5. Lakukan gerakan dengan menggunakan jempol dari bawah punggung ke bagian atas secara berulang-ulang dan juga pelan-pelan.

3. Pijat Kaki

Bagian ini memang sangat rentan mengalami pegal-pegal dan juga nyeri. Kaki memang berfungsi untuk menopang beban berat yang tubuh terutama saat hamil. Hal ini tentu menyebabkan kaki sering mengalami nyeri dan juga pegal yang tidak tertahankan.

Tidak sedikit ibu hamil yang mengalami rasa nyeri, pegal dan juga kram pada bagian kaki. Kondisi ini menyebabkan seorang ibu hamil tidak dapat menikmati masa-masa kehamilannya dengan bahagia. rasa kram dan juga pegal pada kaki sering dialami oleh ibu hamil terutama pada malam hari. Tentu ini sangat mengganggu kehamilan dan keadaan ibu hamil. Pijat kaki tentu sangat direkomendasikan bagi ibu hamil terlebih yang sering mengalami pegal dan nyeri pada bagian kaki. Berikut ini beberapa cara dan juga teknik yang dapat Anda lakukan dalam melakukan pijat pada kaki:

  1. Sebelum melakukan pemijatan, sebaiknya kaki ibu hamil direndam terlebih dahulu dengan menggunakan larutan garam dapur khusus untuk merendam kaki.
  2. Setelah melakukan perendaman pada kaki, Anda dapat membubuhkan minyak pijat pada kaki seperti minyak zaitun, minyak kelapa atau minyak lainnya. Balurkan minyak tersebut pada area kaki secara perlahan dengan cara mengusap-ngusap.
  3. Teknik pijat ini dapat dimulai dari arah mata kaki, sampai ke bagian paha atas. Anda dapat mengulangi gerakan ini selama beberapa kali dengan gerakan memutar.
  4. Anda juga dapat melakukan gerakan menyilang dan menggunakan ibu jari dengan cara memegang area kaki yang akan dipijat mulai dari arah betis sampai pada bagian paha bagian bawah dan juga atas.
  5. Anda dapat melakukan gerakan memutar dan juga meremas secara perlahan secara naik turun selama 8 kali putaran

Gerakan ini dilakukan untuk melemaskan dan mengendurkan otot-otot yang tegang. Gerakan ini tentunya dapat mengurangi kelebihan air pada bagian kaki. Hal ini juga dapat merangsang sambungan tulang pada bagian lutut ibu hamil sehingga tulang akan lebih lemas dan juga kendur ketika menahan dan juga menopang beban berat kehamilan.

4. Pijat Bahu

Selain punggung dan juga pinggang, ternyata bahu juga menjadi sumber penyebab seorang ibu hamil merasakan pegal dan juga nyeri. Bahu memang sering mengalami tegang dan juga pegal dikarenakan otot-otot pada punggung mengalami ketegangan pula. Tentu hal ini berakibat pada rasa pegal pada bahu.

Rasa pegal pada bahu dapat disebabkan oleh posisi tidur yang tidak sesuai dan juga beban berat ketika sedang hamil. Pijat pada bahu memang sangat diperbolehkan pada ibu hamil, namun tentu harus dilakukan secara perlahan dan juga lembut. Hal ini dikarenakan dapat menyebabkan rasa sakit pada ibu hamil.

Berikut ini beberapa cara yang dilakukan untuk melakukan pemijatan pada bahu, diantaranya:

  1. Ibu hamil dalam posisi duduk senyaman mungkin. Tubuh ibu hamil tentu harus dalam keadaan rileks karena jika dalam keadaan tegang, justru akan lebih memperparah keadaan.
  2. Seorang terapis akan membalurkan minyak-minyak yang memang digunakan untuk pijat ibu hamil.
  3. Lakukan sebuah penekanan yang lembut dan jangan terlalu keras pada area bahu.
  4. Gunakan kedua jempol dalam melakukan penekanan tersebut. Lakukan penekanan pada bagian punggung atas dan bergerak maju pada bagian atas sampai bahu lalu ke bagian sisi bahu.
  5. Anda dapat melakukan gerakan ini secara berulang-ulang setidaknya 8 kali putaran dari bawah ke atas sampai pada sisi bahu.

Ingat, ibu hamil tidak dalam kondisi yang tegang karena keadaan ini dapat memperparah kondisi nyeri dan juga pegal pada ibu hamil.

5. Pijat Tangan

Selain kaki, tangan juga sangat berpotensi untuk menyebabkan rasa pegal dan juga nyeri. Tangan memang tidak terlalu signifikan dalam menimbulkan rasa nyeri pada ibu hamil. Namun, jika kondisi ini dibiarkan, maka akan menjadi hal yang lebih serius bagi ibu hamil. Tangan tentunya sering kita gunakan untuk memegang dan juga melakukan sesuatu, tidak terkecuali pada ibu hamil.

Untuk itu, tidak heran jika ibu hamil rentan mengalami rasa pegal dan juga nyeri pada tangan. Otot-otot yang tegang efek dari melakukan apapun memang sangat terasa, terutama pada ibu hami. Rasa pegal pada lengan dan juga telapak tangan membuat seorang ibu hamil merasa tidak nyaman ketika melakukan sesuatu apapun.

Pijat tangan pada ibu hamil memang sangat dianjurkan, asalkan dilakukan secara perlahan dan juga lembut agar memberikan efek ringan pada ibu hamil. Berikut ini beberapa cara dan juga langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan pemijatan tangan pada ibu hamil, diantaranya:

  1. Posisi ibu hamil tentunya harus dalam kondisi yang sangat nyaman, bisa duduk dan juga tidur secara menyamping ke kiri dan juga ke kanan. Sebagian besar wanita hamil melakukan pijat pada bagian tangan dengan cara duduk. Hal ini dikarenakan posisi duduk akan lebih mudah ketika melakukan pemijatan.
  2. Lakukan pemijatan pada bagian tangan secara bergiliran. Anda dapat memulai pemijatan pada tangan kanan atau juga kiri dulu.
  3. Posisikan tangan dengan cara menjulurkannya ke arah terapis dan juga suami Anda.
  4. Pemijatan pada tangan dapat dilakukan dari lengan bagian atas dengan gerakan memutar ke bagian bawah sampai jari-jari tangan.
  5. Posisikan jari tangan seperti memegang sesuatu pada lengan atas ibu hamil.
  6. Lalu, gerakan memutar dari lengan kanan sampai bawah.
  7. Anda juga dapat menekan bagian urat dan juga otot-otot pada tangan secara lembut dan juga pelan dan bergerak ke bagian jari tangan.
  8. Pada bagian jari tangan, Anda dapat melakukan penekanan pada titik urat yang menghubungkan tangan dan juga jari tangan. Urat-urat tersebut dapat dengan jelas terlihat. Lakukan sedikit penekanan pada urat tersebut secara perlahan.

Dengan melakukan penekanan pada otot dan juga urat pada tangan memang dapat mengurangi rasa pegal dan juga sakit yang diderita oleh ibu hamil. Pastikan untuk melakukan gerakan tersebut selama beberapa kali putaran.

6. Pijat Kepala

Kepala memang menjadi anggota  tubuh yang sangat penting di dalam tubuh kita. Sakit kepala yang kerap menyerang ibu hamil merupakan suatu kondisi yang benar-benar mengganggu. Rasa nyeri dan juga pusing pada kepala menjadi hal yang biasa dirasakan oleh ibu hamil. Tidak jarang ibu hamil yang mengeluhkan rasa sakit ini sampai-sampai ia tidak dapat menikmati masa-masa kehamilannya tersebut.

Sakit kepala memang dapat disembuhkan dengan meminum obat pereda nyeri. Akan tetapi, jika hal itu terjadi pada ibu hamil, tentu tidak sembarang obat yang dapat diminum oleh ibu hamil. Pemberian obat harus sesuai dengan takaran dan juga dosis yang diberikan dokter, apakah aman atau tidak jika dikonsumsi oleh ibu hami.

Untuk itu, diperlukan alternatif khusus untuk mencegah rasa sakit pada kepala yang dirasakan oleh ibu hamil dengan cara melakukan pemijatan. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam melakukan pemijatan pada ibu hamil, diantaranya:

  1. Posisi ibu hamil harus dalam keadaan duduk tegak dan buat posisi yang senyaman mungkin.
  2. Letakkan keempat jari kecuali jempol pada dahi dengan sedikit melakukan penekanan dengan lembut.
  3. Lakukan gerakan dari tengah dari menuju keluar dahi secara berulang setidaknya 5 kali putaran.
  4. Lalu, posisikan jari telunjuk pada kedua bagian atas alis dan lakukan gerakan memutar tangan pada bagian tersebut.
  5. Kemudian, letakkan kembali telunjuk tangan pada bagian atas alis, lalu gerakan dari tengah ke bagian luar sampai menyentuh bagian ujung alis. Lakukan gerakan ini setidaknya 8 kali putaran.
  6. Selain itu, Anda juga dapat melakukan gerakan dari tengah hidung pada bagian tengah dari secara berulang-ulang.

Gerakan –gerakan tersebut tentunya dapat membuat suatu kondisi yang lebih baik pada ibu hamil. Beberapa bagian tubuh di atas memang dijadikan sebagai titik-titik rasa pegal dan juga nyeri terutama ketika tengah hamil. Itulah beberapa penjelasan untuk menjawab bagian tubuh manakah boleh pijat saat hamil. Semoga bermanfaat!

Author Info

Nina

No Comments

Post a Comment