Bolehkah Melakukan Pijat Setelah Operasi Caesar?

Bolehkah Melakukan Pijat Setelah Operasi Caesar?

Bolehkah Melakukan Pijat Setelah Operasi Caesar? – Setelah melahirkan, banyak ibu yang memutuskan untuk melakukan pijat agar merasa lebih nyaman. Hanya saja, bolehkah yang melahirkan dengan operasi caesar melakukan pijat ? Nah, untuk mengetahui penjelasannya anda bisa simak di bawah ini. Namun, sebelumnya ketahui terlebih dahulu beberapa manfaat pijat nifas untuk ibu seperti berikut ini.

Bolehkah Melakukan Pijat Setelah Operasi Caesar?

Manfaat Pijat di Masa Nifas

Ada banyak manfaat yang akan ibu dapatkan dengan melakukan pijat nifas seperti berikut ini.

Relaksasi Otot

Ketika melahirkan otot pada tubuh ibu akan mengalami kontraksi yang hebat, terutama pada bagian punggung, perut dan paha. Untuk ibu yang menjalankan operasi caesar, otot punggung biasanya terasa kaku dan nyeri. Nah, melakukan pijat pada bagian-bagian ini akan dapat membuat ketegangan otot berkurang sehingga ibu akan merasa jauh lebih rileks.

Membantu Mengurangi Nyeri

Merasakan nyeri setelah persalinan adalah hal yang normal, baik ibu yang melahirkan normal ataupun ibu yang melahirkan dengan operasi caesar. Melakukan pijat nifas akan membantu mengurangi nyeri dengan membuat aliran darah menjadi lancar dan ketegangan otot berkurang. Pijatan menjadi cara yang efektif untuk membantu mengatasi nyeri otot tanpa perlu mengonsumsi obat-obatan.

Membantu Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Melakukan pijat akan membantu membuat aliran darah dan sistem limfatik menjadi lancar yang bermanfaat mengeluarkan racun pada tubuh. Efeknya daya tahan tubuh akan menjadi lebih baik, serta proses pemulihan setelah melahirkan akan menjadi semakin cepat.

Regulasi Hormon

Hormon estrogen, serta hormon progesteron ketika hamil sangat tinggi pada tubuh. Hanya saja, setelah persalinan jumlahnya akan menurun drastis. Kondisi ini sering dihubungkan dengan munculnya stres dan depresi pada ibu.

Nah, dengan melakukan pijat akan membantu mengatur keseimbangan hormon, serta membantu menstimulasi pengeluaran hormon lainnya yaitu oksitosin dan prolaktin. Kedua hormon ini, terutama hormon oksitosin biasanya sering disebut sebagai hormon cinta karena akan memberikan rasa nyaman dan senang. Tidak hanya itu, hormon prolaktin dan oksitosin juga memiliki peran penting untuk produksi ASI. Melakukan pijatan dengan tepat akan membantu membuat hormon kortisol berkurang.

Membantu Mengurangi Stres

Setelah melahirkan, sebagian ibu mengalami rasa sedih. Pada tingkat yang parah, kondisi ini bisa berujung pada depresi pasca melahirkan. Nah, melakukan pijatan nifas akan membantu ibu terhindar dari stres dan ibu akan merasa lebih nyaman. ( Artikel menarik lainnya : Apa Saja Manfaat Pijat Payudara Untuk Ibu Menyusui? )

Ibu yang Melahirkan Caesar Harus Hati-Hati

Operasi caesar merupakan operasi besar sehingga rasa sakit yang muncul tidak akan terhindarkan. Sebelum anda memutuskan untuk melakukan pijat nifas, anda harus memberikan waktu bagi tubuh agar pulih kembali. Walaupun tubuh sudah terasa tidak enak dan ingin dipijat, namun anda harus menunggu terlebih dahulu hingga luka bekas operasi kering.

Ketika anda melakukan pijat nifas, anda harus meminta terapis untuk menghindari pijatan pada bagian perut, terlebih lagi pada area luka. Anda cukup melakukan pijatan pada bagian punggung, tangan dan kaki. Sekitar 5 hingga 6 minggu setelah melahirkan, bagian dalam luka pada umumnya sudah dalam proses penyembuhan.

Jadi, pijat setelah persalinan caesar bisa dilakukan yang terpenting anda harus menunggu luka kering dulu dan pijatan harus dilakukan dengan lembut dan aman. Anda juga harus melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter mengenai kondisi luka anda sekaligus berkonsultasi untuk mengetahui waktu tepat kapan boleh melakukan pijat.

Author Info

Kris Santi Handayani

No Comments

Post a Comment