panduan pijat ibu hamil

Panduan Pijat Ibu Hamil Yang Dapat Dipelajari Oleh Suami

Panduan Pijat Ibu Hamil – Pada saat hamil tentunya seorang wanita hamil akan merasakan keluhan dan juga nyeri pada bagian tertentu. Rasa nyeri yang kerap mengganggu keseharian ibu hamil memang menjadi hal yang tidak menyenangkan bagi ibu hamil. Ketika menginjak usia kehamilan yang semakin tua, maka semakin besar pula beban yang dirasakan oleh ibu hamil. Terlebih ketika usia kehamilan mencapai trimester ketiga, tentu ini menjadi hal yang paling membebani bagi ibu hamil.

Untuk menghindari hal itu, tentunya diperlukan suatu alternatif yang tepat agar ibu hamil tidak merasakan kondisi yang akan memperparah keadaan. Rasa nyeri dan juga pegal pada bagian tubuh ibu hamil memang sangat rentan dirasakan. Pastinya, setiap ibu hamil merasakan pegal dan juga nyeri yang mengakibatkan seorang ibu hamil menjadi tidak bergairah dan juga tidak menikmati kehamilannya.

Cara tepat yang saat ini menjamur di masyarakat ialah teknik pijat ibu hamil. Teknik ini memungkinkan untuk mengurangi sakit dan juga pegal yang diderita oleh seorang ibu hamil. Teknik pijat tentu harus dilakukan dengan cara yang tepat kerana hal ini berhubungan dengan kehamilan dan juga janin yang dikandung oleh ibu hamil tersebut. Panduan pijat ibu hamil memang menjadi hal yang harus dipertimbangkan ketika hendak melakukan teknik pijat pada ibu hamil. Baca juga: Cara Menghilangkan Sakit Pinggang Ibu Hamil Dengan Teknik Pijat

Panduan Pijat Ibu Hamil

panduan pijat ibu hamil

Melakukan teknik pijat ibu hamil tidak harus dilakukan oleh tenaga profesional, akan tetapi Anda sebagai suami atau keluarga dari seorang ibu hamil juga dapat mempelajarinya dengan baik. Jika tidak memungkinkan, pijat ibu hamil dapat dilakukan di rumah dengan bantuan suami ataupun keluarga. Namun, satu hal yang perlu diperhatikan yaitu dengan cara mempelajari panduan pijat ibu hamil terlebih dahulu.

Pijat pada ibu hamil tentunya membutuhkan suatu panduan dan juga teknik yang tepat. Anda tentu harus mengetahui bagaimana teknik dan juga panduan pijat ibu hamil secara tepat. Panduan pijat ibu hamil dapat Anda pelajari secara mudah dengan cara dan juga teknik yang akan kami jelaskan di bawah ini:

Lihat juga: Teknik Pijat Ibu Hamil Yang Tepat Untuk Anda Lakukan

Lakukan Pada Trimester

Panduan pijat ibu hamil harusnya dilakukan pada trimester kedua. Dalam usia kandungan ini, ibu hamil sudah dapat melakukan perawatan pijat. Perawatan pijat ini salah satunya dikenal dengan istilah terapi pijat (massage therapy). Pijat atau refleksi jika dilakukan pada awal trimester dimungkinkan sangat rentan terjadinya keguguran. Untuk itu, panduan pijat ibu hamil dapat dilakukan dengan aman jika usia kehamilan sudah memasuki trimester kedua atau empat bulan usia kehamilan. Pijat ibu hamil dapat dilakukan mulai dari usia kehamilan empat sampai akhir persalinan.

Lakukan Pijat Selama 60-90 Menit

Ketika melakukan pemijatan pada ibu hamil tentunya memiliki panduan waktu yang sesuai. Jika ibu hamil memiliki kondisi kehamilan yang cukup baik serta tidak ada keluhan sama sekali, maka dapat dilakukan terapi pijat pada trimester yang telah kami sebutkan di atas.  Pada umumnya, panduan pijat ibu hamil mengalokasikan waktu sekitar 60-90 menit.

Sebenarnya tidak ada batasan waktu yang dianjurkan untuk ibu hamil untuk melakukan pijat. Akan tetapi, tidak baik juga jika dilakukan terlalu lama atau terlalu singkat ketika melakukan pijat hamil. Bagi ibu hamil yang tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan pijat, maka  dapat melakukan pijat hamil  dua minggu sekali. Pada umumnya, anjuran pijat ibu hamil dilakukan selama seminggu sekali. Akan tetapi, jika ibu hamil merasakan kondisi badan yang tidak nyaman, maka dapat ditambah durasi yang lebih dari biasanya.

Bagian Tubuh Yang Boleh Dipijat

Panduan pijat ibu hamil tidak dapat dilakukan di semua bagian tubuh ibu hamil. Namun, ada beberapa bagian tubuh yang diperbolehkan dan juga tidak diperbolehkan dalam melakukan pijat ibu hamil. Secara medis, bagian tubuh yang boleh dilakukan pijat diantaranya panggul, pinggang, punggung, bokong, bahu, kepala, tangan dan juga kaki. Sedangkan bagian tubuh yang tidak boleh dilakukan pijat ialah bagian perut dan juga payudara. Pada pijat bagian payudara sebaiknya dilakukan pada trimester ketiga, pijat ini dilakukan untuk merangsang ASI agar keluar banyak.

Tentunya, teknik pemijatan yang dilakukan pada ibu hamil harus dengan lembut dan juga perlahan. Ketika sedang melakukan pijat, kombinasi gerakan dapat dilakukan secara memutar, mengusap, menekan dan juga menggosok. Gerakan tersebut seharusnya dilakukan dengan pelan dan juga terkendali agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Posisi Ketika Dipijat

Tentunya, keadaan ibu hamil berbeda-beda tergantung dari keluhan dan juga kondisi saat hamil. Untuk itu, sebelum melakukan pijat pada ibu hamil, seorang tenaga profesional harus menyiapkan segala sesuatunya agar pemijatan dapat berjalan dengan lancar. Pastikan tempat untuk melakukan pijat diatur senyaman mungkin. Anda dapat menambah bantal penyangga agar posisi ibu hamil lebih rileks dan juga nyaman ketika sedang dipijat.

Pijatan pada area panggul, bokong dan juga punggung disarankan dalam posisi miring (kanan dan kiri). Sedangkan untuk area kepala, kaki, dan juga bahu serta tangan dapat dilakukan dalam posisi duduk atau juga tidur terlentang. Pastikan posisi ibu hamil dalam keadaan senyaman mungkin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Pemijatan Dilakukan Oleh Profesional

Jangan sekali-kali ketika Anda tengah hamil, melakukan pijatan dengan tenaga yang belum berpengalaman atau tidak profesional. Hal ini dikarenakan jika tidak dilakukan oleh terapis profesional, takutnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan serta dapat mengurangi hasil pijat yang maksimal.

Selain itu, pijat ibu hamil dapat dilakukan di klinik-klinik kecantikan atau pusat perawatan ibu hamil. Jika dilakukan oleh tenaga yang tidak profesional dimungkinkan tidak akan memijat bagian tubuh yang tepat serta tidak memiliki aturan yang benar ketika dipijat.

Jangan Dipijat Ketika Ada Beberapa Masalah

Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan pemijatan jika ibu hamil mengalami kondisi kesehatan seperti di bawah ini:

– Diabetes

– Demam

– Tekanan darah tinggi

– Nyeri pada bagian perut

– Timbul ruam dipermukaan kulit

– Keluar cairan dari vagina

– Morning sickness

– Memiliki penyakit yang menular

– Pre-eklampsia

Itulah beberapa kondisi ibu hamil yang dilarang melakukan pemijatan.

Catatan Penting Selama Proses Pemijatan

Jika Anda ingin melakukan pemijatan, tentunya ada beberapa catatan penting yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan pemijatan. Beberapa poin tersebut, diantaranya:

  1. Konsultasikan terlebih dahulu kondisi Anda kepada dokter spesialis kandungan. Mintalah beberapa petunjuk dan juga area mana yang boleh dan juga tidak boleh dilakukan pemijatan. Hal ini dikarenakan keadaan ibu hamil tidaklah sama.
  2. Jika ibu hamil mempunyai alergi terhadap minyak dan juga bahan tertentu yang digunakan selama proses pemijatan. Sebaiknya, Anda dapat meminta minyak aromaterapy yang memang sangat cocok untuk Anda.
  3. Untuk itu, Anda dapat mengomunikasikan kadar dan juga kekuatan di dalam melakukan pijatan. Tekanan yang dilakukan harusnya tidak terlalu keras dan juga tidak menekan bagian yang tidak diperbolehkan.

Demikianlah beberapa teknik dan juga panduan pijat ibu hamil yang wajib Anda ketahui. Pastikan untuk melakukan pijat pada ibu hamil sesuai dengan aturan dan juga panduan yang tepat. Semoga bermanfaat!

Author Info

Nina

No Comments

Post a Comment