Perhatikan Beberapa Hal Ini Saat Memijat Bayi

Perhatikan Beberapa Hal Ini Saat Memijat Bayi

Perhatikan Beberapa Hal Ini Saat Memijat Bayi – Setiap orangtua tentu menginginkan buah hatinya tumbuh dan berkembang dengan baik. Pertumbuhan dan perkembangan si kecil bisa maksimal, salah satunya dengan stimulasi termasuk pijat. Selain itu, kegiatan pijat juga bisa menguatkan ikatan bayi dan orangtua. Beberapa manfaat pijat bayi lainnya di antaranya yaitu meningkatkan nafsu makan, membuat tidur lebih lelap, anak menjadi ceria, serta membantu relaksasi.

Perhatikan Beberapa Hal Ini Saat Memijat Bayi

Perhatikan Beberapa Hal Ini Saat Memijat Bayi

Saat memijat bayi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh orangtua agar kegiatan pijat berjalan dengan lancar dan si kecil mendapatkan manfaatnya dengan baik. Nah, di bawah ini hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan pijat pada bayi.

Fokus Pada Si Kecil

Hal pertama yang harus anda perhatikan saat pijat bayi yaitu fokus pada si kecil. Segala sesuatu yang dapat mengganggu proses pijat sebaiknya dihindarkan terlebih dahulu.

Melakukan Komunikasi dengan Anak

Sambil melakukan pijat, anda bisa sambil mengajak komunikasi si kecil. Anda bisa bercerita atau mengajak si kecil menyanyi. Walaupun si kecil belum bisa dengan baik mendengarkan, namun hal tersebut justru akan membuat ikatan anda dan anak menjadi lebih kuat. Si kecil akan merasa lebih dekat dengan orangtuanya.

Pilih Waktu Terbaik

Melakukan pijat pada anak tentunya jangan asal-asalan. Pilihlah waktu tepat saat hendak memijat si kecil. Jangan sampai anda mengganggu tidur si kecil untuk melakukan pijat atau memaksa si kecil untuk dipijat. Waktu terbaik yang dapat anda pilih untuk melakukan pijat pada si kecil yaitu setelah tidur nyenyak dan bangun dalam kondisi segar. Hindari memijat si kecil setelah minum atau makan, ketika rewel atau sakit.

Perhatikan Usia Si Kecil

Pijat pada bayi bisa dimulai sejak si kecil lahir. Hanya saja, terkadang banyak ibu yang merasa takut ketika memijat bayinya dan lebih memilih memijat bayi setelah puput. Pijat pada bayi bisa dilakukan sampai usia si kecil kurang dari 2 tahun. Pasalnya, pada anak berusia lebih dari 2 tahun biasanya sedikit sulit untuk dipijat.

Perhatikan Bagian Tubuh Mana yang Boleh dan Tidak Boleh Dipijat

Orangtua harus tahu bagian tubuh mana saja yang boleh dipijat dan tidak boleh dipijat. Memijat bagian tubuh yang tidak boleh dipijat akan berdampak buruk untuk si kecil. Pijat biasanya menggunakan minyak, sehingga ketika memijat sebaiknya jangan terlalu dekat dengan mata si kecil ataupun selaput lendirnya. Selain itu, tidak boleh memijat pada bagian ubun-ubun bayi. Ubun-ubun bayi berusia di bawah 2 tahun masih belum terbentuk dengan sempurna. Selain itu, ulu hati juga tidak boleh dipijat, serta bagian tulang belakangnya.

Lakukan Pijat dengan Menggunakan Minyak

Melakukan pijat pada bayi disarankan menggunakan minyak yang tidak akan menimbulkan masalah iritasi pada kulit si kecil. Menggunakan minyak kelapa atau baby oil yang bisa ditemukan dengan mudah di pasaran, termasuk aman digunakan untuk pijat bayi.

Hindari memijat bayi dengan menggunakan minyak telon. Pijatan yang dilakukan biasanya melingkupi bagian wajah si kecil, sehingga menggunakan minyak telon bukanlah hal yang tepat.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan saat memijat bayi. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat.

Author Info

Kris Santi Handayani

No Comments

Post a Comment