Pijat Bayi

Ketahui Waktu yang Tepat Melakukan Pijat Bayi

Sebagai ibu, anda tentu ingin memberikan perawatan terbaik untuk buah hati anda agar pertumbuhan dan perkembangannya dapat berjalan dengan baik. Salah satu perawatan bayi yang memiliki banyak manfaat yaitu pijat bayi.

Pijatan lembut yang diberikan pada tubuh si kecil akan memberikan efek relaksasi dan stimulasi, peredaran darah dan limfa akan menjadi lebih lancar. Hal ini tentu memiliki pengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh si kecil, serta proses peningkatan daya tahan tubuhnya, sehingga ia tidak akan mudah sakit. Agar si kecil mendapatkan manfaat yang optimal dari pijat bayi, maka ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, termasuk waktu. Pilihlah waktu terbaik untuk melakukan pijat pada buah hati tercinta.

Waktu yang Tepat Untuk Pijat Bayi

Waktu termasuk salah satu hal yang harus anda perhatikan saat hendak melakukan pijat bayi. Tidak semua waktu bisa anda gunakan untuk memijat bayi. Nah, berikut ini waktu yang tepat melakukan pijat bayi. ( Baca juga : Manfaat Pijat Bayi Untuk Bayi Prematur )

Pijat Bayi
  • Pijat bayi sebaiknya dilakukan jika tali pusar si kecil sudah lepas. Pasalnya, jika pijat dilakukan saat tali pusarnya belum lepas, minyak yang digunakan untuk memijat di bagian perut ditakutkan menjadi penyebab infeksi. Biasanya tali pusar akan lepas setelah bayi berusia 5 sampai 14 hari.
  • Anda sebaiknya melakukan pijat bayi sebelum si kecil mandi. Sehingga minyak yang menempel pada tubuh bayi bisa langsung dibersihkan saat bayi dimandikan. Setelah dipijat, pori-pori pada tubuh bayi akan menjadi lebih terbuka, sehingga kotoran yang menempel pada tubuh bayi akan dapat dengan mudah dibersihkan.
  • Jangan pijat si kecil ketika keadaannya sedang tidak fit. Apabila keadaan si kecil sedang tidak sehat, anda dapat menunda waktu untuk melakukan pijat.
  • Anda harus memperhatikan lamanya waktu saat melakukan pijat pada bayi anda. Pijat pada bayi baru lahir selama 3 sampai 5 menit. Jika usianya sudah menginjak 1 atau 2 bulan maka anda dapat meningkatkan durasinya maksimal hingga 15 menit. Pijatan yang dilakukan untuk setiap bagian tubuh bisa anda lakukan hingga 3 kali pijatan.
  • Hindari memijat si kecil saat ia baru selesai makan ataupun minum. Pijatan pada bagian perut mungkin akan menyebabkan si kecil muntah.

Aturan Pijat Bayi

Anda harus memperhatikan aturan pijat bayi sesuai dengan tahapan usianya, seperti berikut:

Bayi Berusia 0-1 Bulan

Pada bayi berusia 0 sampai 1 bulan, pijatan yang diberikan harus lembut. Anda cukup memberikan usapan halus dan nyaman untuk si kecil. ( Lihat juga : 9 Persiapan Sebelum Mengajak Bayi Berenang )

Bayi Berusia 1-3 Bulan

Jika bayi anda sudah berusia 1 sampai 3 bulan, berikan gerakan halus dengan disertai tekanan ringan dalam waktu yang singkat. Pijatan rutin yang diberikan pada si kecil akan membantu melancarkan sistem peredaran darah dan pencernaannya. Selain membuat si kecil nyaman, ia juga akan tidur lebih nyenyak.

Bayi Berusia Di atas 3 bulan

Bagi bayi yang berusia 3 bulan hingga anak 3 tahun, gerakan yang dilakukan bisa diberikan tekanan lembut dengan waktu yang semakin meningkat. Pijatan yang dilakukan sebaiknya selama 15 menit. Anda dapat memulai dari kaki, berlanjut pada area perut, lalu dada, tangan, kemudian area wajah, diakhiri dengan bagian punggung.

Pijat bayi memiliki manfaat baik dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Saat hendak melakukan pijat pada bayi, anda tetap harus memperhatikan waktu yang tepat dan hal lainnya yang diperlukan untuk mendukung pijat bayi. Semoga bermanfaat.

Author Info

Kris Santi Handayani

No Comments

Post a Comment