Pijat Ibu Hamil

Fakta Tentang Pijat Ibu Hamil

Pijat Ibu Hamil – Saat hamil akan ada banyak perubahan yang dialami oleh seorang perempuan. Kehamilan akan memicu berbagai macam keluhan. Ketika seorang perempuan mengandung, tekanan akan dirasakan apalagi pada area punggung, otot perut, leher dan bahu. Selain itu, berat badan yang semakin bertambah akan membuat ibu mengeluh sakit di area punggung. Untuk meringankan perasaan tidak nyaman dan membuat ibu hamil lebih rileks, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pijatan. Lantas benarkan pijat pada ibu hamil memiliki manfaat yang baik?

Pijat Ibu Hamil

Manfaat Pijat Ibu Hamil Berdasarkan Bukti Ilmiah

Penelitian menunjukan manfaat pijat pada umumnya yaitu untuk meningkatkan kerja sistem kekebalan tubuh dan meredakan sakit. Selain itu, penelitian lain menunjukan pijat bermanfaat untuk mengurangi sakit kepala, nyeri punggung, mengurangi stres dan membuat tubuh lebih relaks. ( Baca juga : 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pijat Prenatal )

Sedangkan penelitian yang menunjukan manfaat pijat untuk ibu hamil sebenarnya masih terbatas. Meskipun demikian, sebuah penelitian menyatakan bahwa pijat pada ibu hamil kemungkinan memberikan banyak manfaat baik termasuk untuk menurunkan tingkat hormon stres dan ketegangan, meringankan nyeri kaki dan punggung, memperbaiki mood, membuat tidur lebih nyenyak dan meningkatkan rasa bahagia.

Hanya saja, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat akan melakukan pijat pada ibu hamil. Penting untuk memperhatikan usia kehamilan, karena pijat pada ibu hamil tidak bisa dilakukan pada semua usia. Bagi ibu hamil yang mengalami mual dan muntah sebaiknya jangan dulu melakukan pijat.

Pijat pada ibu hamil disarankan dilakukan setelah usia  kehamilan 12 minggu atau saat trimester ke 2 usia kehamilan. Selain itu, anda juga harus menghindari pijat kehamilan saat usia kehamilan mendekati waktu persalinan, yakni usia 32 minggu ke atas.

Teknik Pijatan Harus Tepat

Pijat ibu hamil pada umumnya akan berlangsung selama kurang lebih 1 jam. Tempat spa atau tempat khusus untuk pijat kehamilan akan menyediakan tempat tidur atau kursi khusus. Pijat ibu hamil biasanya akan dilakukan dengan berbagai posisi sehingga tempat tidur atau kursi khusus akan memudahkan saat proses pijat.

Terapis khusus ibu hamil akan dibekali pengetahuan dan harus memahami bagian tubuh mana saja yang boleh dan tidak boleh dipijat. Selain itu, terapis untuk pijat ibu hamil juga harus paham bagian tubuh mana yang terasa tidak nyaman pada ibu hamil.

Meskipun pijat saat hamil tergolong aman, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti berikut ini:

  • Jika saat pijat ibu hamil merasa nyeri dan tidak nyaman, segera beritahukan pada terapis. Agar posisi lebih nyaman, pemberian bantal ekstra mungkin akan dilakukan.
  • Selama proses pemijatan anda harus mengetahui minyak esensial, serta aromaterapi apa yang digunakan. Anda dapat memilih minyak esensial sesuai selera dan penting juga untuk mengetahui keamanannya.
  • Sebisa mungkin sebaiknya hindari perawatan yang memanfaatkan panas seperti misalkan sauna atau mandi uap dan berendam dalam kolam air panas. Jika anda tetap ingin mencobanya, anda harus memperhatikan suhu air atau ruangan agar tidak lebih dari 32 derajat Celcius. Ini dilakukan untuk menghindari pemanasan secara berlebih. ( Lihat juga : Pijat Saat Hamil, Apakah Aman? | Ketahui Jawabannya Berikut Ini! )

Dengan demikian, sebelum melakukan pijat hamil penting untuk memperhatikan usia kehamilan. Selain itu, penting untuk memilih tempat pijat ibu hamil yang aman dan terpercaya. Jika anda memiliki kondisi medis tertentu, maka sebelum pijat sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat.

Author Info

Kris Santi Handayani

No Comments

Post a Comment